Desa Tangkas, 19 Pebruari 2026
Pemerintah Desa Tangkas bersama Desa Adat Tangkas menyelenggarakan Kegiatan Bulan Bahasa Bali Tahun 2026 pada hari Kamis, 19 Pebruari 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Balai Desa Tangkas. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam melestarikan, membina, dan mengembangkan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali di lingkungan masyarakat, khususnya generasi muda.
Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan Bulan Bahasa Bali sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya Bali sejak usia dini. Dalam sambutannya, Bendesa Alitan Kecamatan Klungkung memberikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Desa Tangkas dan Desa Adat Tangkas dalam menjaga warisan budaya Bali. Pada kesempatan tersebut, beliau sekaligus secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali Tahun 2026.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Klungkung, Bendesa Alitan Kecamatan Klungkung, Perbekel Desa Tangkas beserta staf, Bendesa Adat Tangkas beserta Kelihan Banjar se-Desa Adat Tangkas, Ketua BPD, Ketua LPM, Ketua TP. PKK, Kepala SD N 1 Desa Tangkas, Kepala SD N 2 Desa Tangkas, Babinsa Desa Tangkas, serta Bhabinkamtibmas Desa Tangkas.
Adapun rangkaian lomba yang dilaksanakan meliputi Lomba Nyurat Aksara Bali dan Lomba Mesatua Bali yang diikuti oleh siswa-siswi SD N 1 dan SD N 2 Desa Tangkas serta Seka Truna Desa Adat Tangkas. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan lomba dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran dan pembinaan karakter melalui penguatan nilai-nilai budaya lokal.
Melalui pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Tahun 2026 ini, diharapkan generasi muda Desa Tangkas semakin mencintai dan bangga menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari serta mampu menjaga kelestarian Aksara dan Sastra Bali sebagai identitas budaya daerah.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan yang hadir. Pemerintah Desa Tangkas berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi menjaga eksistensi budaya Bali di tengah perkembangan zaman.