Mahasiswa KKN PPM UNUD Desa Tangkas Gencarkan Sosialisasi Akomodasi Pengalokasian Sampah Rumahan menuju TPS-3R

  • 07 Maret 2017
  • Dibaca: 378 Pengunjung
Mahasiswa KKN PPM UNUD Desa Tangkas Gencarkan Sosialisasi Akomodasi Pengalokasian Sampah Rumahan menuju TPS-3R

Mahasiswa KKN pada program kerja ini, mengambil tema khusus yakni TPS-3R (Tempat Pembuangan Sampah Recycle, Reduce dan Reuse. Kegiatan Sosialisasi Akomodasi Pengalokasian Bank Sampah menuju TPS-3R dilaksanakan bertahap mulai dari koordinasi dengan pihak desa serta pihak TPS-3R. Hasil survey tersebut bahwasannya sementara di Desa Tangkas dalam rencana pengadaan bank sampah kini sementara sudah memiliki akomodasi pengangkatan sampah terpilah di masing-masing banjar bahkan ke rumah rumah warga yang sudah terdaftar. Lebih dari 100 rumah sudah terdaftar dalam program ini.

Bentuk sosialisasi ini ialah mahasiswa KKN pada Senin, 6 Maret 2017 ikut langsung turun ke lapangan bersama dengan petugas mobil pengangkut sampah untuk mensosialisasikan adanya akomodasi mobil yang akan mengangkut sampah warga ke seluruh areal rumah-rumah warga yang terdaftar dengan iuran sesuai kuantitas sampah. Adapun target sosialisasi ini adalah warga sekitar yang belum terdaftar sebagai anggota pengangkutan sampah TPS-3R yang berada berdekatan ataupun memiliki tetangga konsumen dari TPS-3R. Selain itu pihak TPS-3R juga memiliki suatu motor pengangkut bak sampah yang mana belum beroperasi dikarenakan penggunaan motor tersebut lumayan sulit. Tindak lanjut dari mahasiswa KKN adalah memberikan saran untuk pengoptimalan pengangkutan sampah dengan cara menggunakan motor tersebut, sehingga suatu saat nanti motor tersebut dapat menjemput sampah-sampah yang tidak dapat dilalui oleh mobil pengangkut sampah. Akhirnya pengambilan sampah bisa berlaku dengan maksimal. Tujuan utama setelah adanya sosialisasi akomodasi pengangkut sampah ke rumah-rumah warga ialah agar mereka tahu adanya keberadaan TPS-3R di Desa Tangkas serta kedepannya mudah untuk merealisasikan bank sampah di desa ini sehingga masyarakat desa antusias dalam menjadikan sampah sebagai barang yang berharga yang dapat diuangkan (and)

  • 07 Maret 2017
  • Dibaca: 378 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita