Wabup Klungkung Tinjau Ogoh-Ogoh Desa Tangkas

  • 03 Maret 2016
  • Dibaca: 487 Pengunjung
Wabup Klungkung Tinjau Ogoh-Ogoh Desa Tangkas

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau salah satu peserta lomba ogoh-ogoh yang terletak di Banjar Tengah Desa Tangkas, dan akan berpartisipasi dalam pawai tingkat kabupaten pada 4 Maret mendatang.

Wabup Kasta di hadapan peserta lomba, Kamis, menyampaikan ogoh-ogoh merupakan suatu bentuk kreativitas generasi muda dalam mempertahankan seni dan budaya.

Peninjauan yang dilakukan Wabup Klungkung I Made Kasta, didampingi Camat Klungkung I Komang Gede Wusnuadi. Kegiatan peninjauan dilaksanakan di Banjar Tengah, Desa Tangkas.

"Nanti di saat perlombaan, peserta diharapkan ketika mengarak ogoh-ogoh agar berjalan dengan tertib dan aman. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Wabup Kasta.

Perlombaan sekaligus pawai ogoh-ogoh bakal digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Klungkung tingkat kabupaten pada 4 Maret mendatang. Kegiatan ini dipusatkan di depan Monumen Puputan Klungkung, dengan diikuti 11 peserta. Tujuan lomba ini ialah untuk membangkitkan minat dan bakat generasi muda dalam berkreasi.

Pemilihan peserta lomba ogoh-ogoh, ditunjuk langsung dari masing-masing kecamatan. Di mana setiap kecamatan, yakni kecamatan Klungkung, Dawan, Banjarangkan, menampilkan tiga peserta. Namun khusus untuk Kecamatan Nusa Penida, yang notabene harus menyeberang laut, maka hanya mewakilkan dua peserta saja.

Pawai ogoh-ogoh yang jatuh pada 4 Maret ini, bakal dimulai sejak pukul 14.00 Wita, dengan mengambil start dari jalur simpang lima, Klungkung, menuju ke Monumen Puputan. Jarak yang ditempuh hampir satu kilometer.

Untuk kriteria lomba, profil ogoh-ogoh dibuat berdasarkan tokoh dalam cerita pawayangan, seperti Mahabarata dan Ramayana (tokoh keras/raksasa) atau cerita tentang Kala maupun babad yang secara literatur dapat dipertanggungjawabkan.

Adapun ke-11 peserta itu, untuk Kecamatan Dawan meliputi Karang Teruna Darma Bhakti (Banjar Tengeh - Dawan Tengah), ST Dhala Bhuwana (Banjar Tri Bhuwana - Desa Kusamba), dan Sekaa Taruna Gema Pusaka (Desa Paksebali).

Kecamatan Banjarangkan mencakup Sanggar Seni Sandhi Suara (Desa Tusan), STT Brasika Asta Dharma I (Desa Nyalian) dan STT Tri Wikrama (Desa Pakraman Aan).

Nusa Penida diwakili Karang Taruna Satya Semaya (Banjar Klod - Desa Jungut Batu) dan Seka Teruna Satya Wahana (Banjar Kaja - Desa Jungut Batu).

Sementara untuk Kecamatan Klungkung yang ditunjuk mewakili lomba ogoh-ogoh adalah Sekeha Karang Asta Gina (Desa Tangkas), Sekeha Taruna Wiguna (Banjar Adat Bendul) dan STT Yowana Sandi (Banjar Sengguan).

Para peserta lomba diberikan dana untuk memotivasi sebesar Rp6 juta per satu peserta. Khusus untuk di Nusa Penida, dana yang dikucurkan lebih banyak, yakni Rp 10 juta/peserta. Sesuai perhitungan peserta di Nusa Penida, mereka cukup berat membawa ogoh-ogoh dan harus menyeberang lautan dengan menggunakan kapal roro

  • 03 Maret 2016
  • Dibaca: 487 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita